Digitalisasi Tata Naskah dengan Teknologi OCR

19 Februari 2024

Image
Credit by nurmi n wijaya

Humas Panglima, 
Dengan perkembangan teknologi yang pesat saat ini, kebutuhan akan arsip digital tidak mungkin bisa ditolak. Bila sebelumnya penyimpanan arsip masih menggunakan lemari dokumen, saat ini arsip telah disimpan secara digital. Kedepan, arsip fisik tidak akan lagi digunakan dan besar kemungkinan akan dimusnahkan, yang tinggal hanyalah arsip yang disimpan dalam bentuk digital.
Arsip digital yang dimiliki tentu membutuhkan pengelolaan secara baik. Pengelolaan digital yang dimaksud adalah dengan mengupayakan mendigitalisasi arsip/dokumen kepegawaian.
Saat ini hasil dari pengelolaan arsip secara digital telah diterapkan dalam proses KP (Kenaikan Pangkat), dimana usul yang diberikan oleh instansi pengusul sudah menggunakan dokumen yang bersifat elektronik.
Pada “Sosialisasi Implementasi dan Pemanfaatan Teknologi OCR Dalam Pengelolaan Arsip Kepegawaian Secara Digital di Wilayah Kerja Kantor Regional V BKN Jakarta” yang diselenggarakan hari ini (Senin., 19/2/2024), Direktur Arsip Kepegawaian BKN beserta tim menjelaskan pemanfaatan teknologi OCR dalam mengelola arsip secara digital.
Teknologi OCR adalah teknologi yang bisa mengubah arsip yang asalnya fisik (foto/.jpeg) menjadi bisa dibaca, sehingga bisa dikelola. Saat ini sebagian besar instansi telah memiliki arsip elektronik, namun masih ada arsip yang belum bisa dialih-mediakan.
Arsip fisik sangat perlu untuk dialih-mediakan agar mudah dalam pengelolaan dan nantinya akan memberikan kemudahan juga dalam pengambilan keputusan.
Diharapkan semua instansi dapat memanfaatkan teknologi OCR ini dalam pengelolaan arsip kepegawaian dalam upaya percepatan pelayanan kepegawaian nantinya.

-mia-

Copyright © | Kantor Regional V BKN Jakarta